Jadwal
- 09:00SoftTenis

- 09:30Karate

- 10:00Tenis Meja

- 18:00Upacara Penutupan
2014-08-29

Korea Utara memutuskan tidak mengirimkan tim suporter ke Asian Games Inchehon. Karenanya, tim suporter Korea Utara yang diperkirakan ikut serta sejak absen 9 tahun dibatalkan. Wakil Ketua Komite Olimpiade Nasional Korea Utara, Son Kwang-Ho muncul di siaran televisi Korea Central Television pada tgl.28 Agustus 2014 dan mengumumkan keputusan tersebut.
Wakil Ketua Son tersebut mengutarakan utusan yang ditugasi mengunjungi Incheon untuk pengundian grup Asian Games Incheon pada tgl.20 Agustus lalu telah menyampaikan hal tersebut kepada pemerintah Korea Selatan. Meski mereka tidak mengirimkan suporter, namun tetap mengirimkan kontingennya.
Pada tgl.7 Juli lalu, Korea Utara mengumumkan rencana pengiriman tim suporter Korea Utara, namun mereka mempermasalahkan sikap negosiator pemerintah Korea Selatan ketika membicarakan hal teknis. Ditambah lagi, rapat diselesaikan secara sepihak, sehingga negosiasi antara keduanya terus mengalami kesulitan. Diperkirakan, keputusan Korea Utara kali ini disebabkan karena harga diri mereka terganggu akibat soal biaya. Ketika pertemuan teknis di bulan Juli lalu, Korea Utara menyatakan pihaknya akan memanfaatkan kapal Manggyeongbong sebagai tempat penginapan bagi 350 anggota tim suporternya di pelabuhan Incheon. Keputusan itu diperkirakan keluar karena biaya penginapan yang dibutuhkan. Namun, Korea Selatan terus mengungkap soal pembiayaan bagi tim suporter Korea Utara, yang diperkirakan membuat harga diri mereka terganggu. Di sisi lain, ada analisis bahwa Korea Utara ingin mendominasi suasana politik terkait anjuran pemerintah Korea Selatan untuk mengadakan pertemuan tingkat tinggi menjelang berakhirnya latihan militer gabungan Ulchi Freedom Guardian (UFG).
Sementara, ada kemungkinan Korea Utara akan berbalik 180 derajat soal keputusannya tidak mengirimkan tim suporter. Latihan militer gabungan UFG sudah berakhir pada tgl 28 Agustus 2014, dan jika Korea Utara membahas kembali pengiriman tim suporternya setelah menerima usulan Korea Selatan untuk melakukan pertemuan tingkat tinggi dua Korea, keputusan mereka bisa saja berubah.
Korea Utara telah mengirimkan tim suporternya 3 kali ke Korea Selatan ketika Asian Games Busan tahun 2002, Daegu Universiade musim panas 2003, dan Kejuaraan Atletik Asia di Incheon tahun 2005. Tim suporter yang dijuluki 'suporter cantik' juga bermanfaat membangun suasana kompromi antara Korea Selatan dan Korea Utara. Kehadiran isteri Kim Jong-un, Ree Seol-joo dalam tim suporter saat Kejuaraan Atletik Asia di Incheon tahun 2005 pernah mendapat banyak sorotan.
/
/
/
KOR /
79 /
71 /
84 /
234
CHN /
151 /
108 /
83 /
342
KOR /
79 /
71 /
84 /
234
JPN /
47 /
76 /
77 /
200
KAZ /
28 /
23 /
33 /
84
IRI /
21 /
18 /
18 /
57


