Kota Seoul menetapkan lokasi seluas 16,7 ㎢ dalam tembok benteng Hanyang sebagai 'Zona Transportasi Hijau' dan membatasi kendaraan yang mengeluarkan debu halus dengan jumlah besar. 

Zona tersebut mengandung delapan kecamatan di distrik Jongno-gu, dan tujuh kecamatan di distrik Jung-gu, Seoul. Sebanyak 20-30 ribu unit kendaraan yang mendapat kelas 5 dalam emisi gas buang akan dibatasi pengoperasiannya dalam sehari di dalam zona tersebut.

Mulai tanggal 1 Juli mendatang, peraturan tersebut akan diuji coba. Sedangkan pada bulan Desember mendatang, denda akan diterapkan pada kendaraan yang melanggar peraturan.  

Selain itu, kota Seoul mengganti 100 ribu unit sepeda motor yang membawa barang, serta 400 unit bus kecil dan menengah dengan kendaraan listrik untuk meminimalisir pengeluaran debu halus. 

Sementara itu, pemerintah juga berencana untul mengganti 900 ribu unit alat pemanas untuk rumah tangga atau boiler tipe lama dengan alat pemanas ramah lingkungan sampai tahun 2020 untuk mengurangi pengeluaran debu halus.

[Photo : YONHAP News]